PEMBEKALAN PRATIKUM UMUM KEHUTANAN (PUK) 2021

PEMBEKALAN PRATIKUM UMUM KEHUTANAN (PUK) 2021

Jumat (12/11/2021) Program Studi Rekayasa Kehutanan melakukan pembekalan Pratikum Umum Kehutanan (PUK) dengan para mahasiswa yang dilakukan secara dalam jaringan (daring) via Zoom Meeting. Pembekalan PUK ini diawali dengan laporan ketua pelaksana, Eti Artiningsih S.Hut., M.Si. yang menjelaskan secara umum kegiatan PUK yang dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kaprodi Rekayasa Kehutanan, Dr. Sena Maulana, S.Hut., M.Si sekaligus membuka secara resmi PUK.

Dalam sambutannya, Dr. Sena menyampaikan salah satu cara untuk mengoptimalkan hasil dari suatu kegiatan adalah dengan pentahelix strategi yang meliputi pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media. Kaprodi Rekayasa Kehutanan menyampaikan bahwa sinergi menjadi kunci untuk terwujudnya strategi pentahelix dengan baik. Oleh karena itu, dalam sambutannya Dr. Sena menyampaikan harapan yang sangat besar untuk tetap menjaga sinergi dan meningkatkan kolaborasi berbagai pihak yang tentunya akan berdampak positif bagi kehutanan di Lampung dan Indonesia secara umum.

 

“Sinergi adalah kunci penting untuk terwujudnya strategi pentahelix guna mengoptimalkan hasil dari suatu kegiatan”

 

Pembekalan PUK diisi oleh tiga orang. Materi pertama, disampaikan oleh Ir. Yanyan Ruchyansyah, M.Si selaku Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Pak Kadishut sebagai pemateri pertama menyampaikan materi tentang Pengelolaan Kawasan Hutan Provinsi Lampung. Mengenai hal tersebut Dinas Kehutanan mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan provinsi di bidang kehutanan berdasarkan asas otonomi yang menjadi kewenangan, tugas dekonsentrasi, dan perbantuan sertai lain nya sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Gubernur Provinsi Lampung berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemateri kedua adalah Kepala UPTD KPHK TAHURA Wan Abdul Rachman, Eny Puspasari, S.Hut., M.Si., yang menyampaikan materi tentang Struktur Organisasi, Tupoksi dan Kondisi Pengelolaaan Kawasan Hutan di Wilayah Tahura Wan Abdul Rachman Provinsi Lampung. TAMAN HUTAN RAYA ini merupakan Kawasan Pelestarian Alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan/atau satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli dan/atau bukan jenis asli, yang tidak invasif dan dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata, dan rekreasi. Dalam paparannya, Eny Puspasari, S.Hut., M.Si., menyampaikan potensi kolaborasi dalam pemanfaatan fauna melalui kamera trap. Materi dari Kepala UPTD KPHK TAHURA Wan Abdul Rachman ditutup dengan mengajak untuk menjaga hutan yang merupakan karunia Tuhan YME untuk kita dan masa depan anak cucu kita. Terakhir, Pemateri ketiga yaitu M.D. Wicaksono, S.Hut., M.Agr., IPM selaku Widyaiswara Ahli Madya dari BPSDM Lampung menyampaikan materi tentang Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Provinsi Lampung. Upaya Rehabilitasi ini terkait dengan memperbaiki hutan-hutan yang telah rusak. M.D. Wicaksono, S.Hut., M.Agr., IPM menyampaikan bahwa upaya perbaikan tutupan lahan merupakan program prioritas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Lampung 2019-2024 guna mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya. Sebelum menutup paparannya, M.D. Wicaksono, S.Hut., M.Agr., IPM menyampaikan pentingnya pemanfaatan Teknologi Informasi dalam jejaring usaha Perbenihan.

Para peserta yang hadir dalam Pembekalan PUK ini berperan aktif dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan baik yang memperjelas pemahaman terhadap materi-materi yang telah disampaikan maupun berkaitan dengan pengalaman-pengalaman berharga narasumber. Pembekalan PUK ini di tutup dengan sesi foto bersama.

Leave a Reply