Kuliah Praktik

Kerja Praktik merupakan sarana pelatihan pra-profesional bagi mahasiswa Rekayasa Kehutanan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja secara nyata. Kerja Praktik berperan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan profesional dalam menyelesaikan permasalahan spesifik di bidang kehutanan dengan memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan.

Proses pembelajaran di lapangan mencakup tahapan yang empiris dan terukur, di antaranya:

  • Sinkronisasi Teori dan Praktik: Menerapkan dan membandingkan konsep akademik dengan kondisi riil di lapangan.

  • Pengembangan Soft Skills: Melatih komunikasi, etika kerja, kedisiplinan, kerja sama tim, dan adaptabilitas.

  • Pengenalan Lingkungan Kerja Profesional: Memahami budaya kerja, struktur organisasi, serta prosedur teknis dan administratif di institusi atau industri kehutanan.

  • Membangun Jejaring (Networking): Menjalin hubungan profesional dengan praktisi, peneliti, dan pengelola sumber daya hutan.

  • Identifikasi Masalah untuk Tugas Akhir: Menemukan dan merumuskan isu-isu teknis maupun manajerial yang potensial dan up-to-date untuk dijadikan topik skripsi.

Adapun waktu pelaksanaan kerja praktik sebagai berikut: 

  • Mata kuliah Kerja Praktek dapat diambil pada semester genap maupun semester ganjil, sesuai dengan ketersediaan mahasiswa dan kalender akademik.

  • Beban kerja lapangan setara dengan 22,5 jam per minggu.

  • Total durasi kegiatan lapangan adalah 90 jam (setara 2 SKS), yang setara dengan 30 hari kalender (1 bulan) terhitung sejak hari pertama kehadiran di lokasi KP.

Scroll to Top