Lampung Selatan, 2 Juli 2026 – Program Studi Rekayasa Kehutanan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan visitasi Audit Mutu Internal (AMI) Siklus IX Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Program Studi Rekayasa Kehutanan dalam memastikan pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola akademik berjalan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan di lingkungan ITERA.
Visitasi AMI Siklus IX dihadiri oleh tim auditor, pimpinan program studi, dosen, serta tenaga kependidikan Program Studi Rekayasa Kehutanan. Kegiatan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif, dengan fokus utama pada evaluasi ketercapaian standar mutu, peninjauan dokumen pendukung, serta penguatan tindak lanjut terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Rekayasa Kehutanan memperoleh sejumlah masukan penting untuk peningkatan mutu akademik dan tata kelola dokumen. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penguatan dokumentasi laporan tahunan program studi, kelengkapan data nilai tugas akhir, IPK lulusan, masa studi, persentase kelulusan, legalisasi laporan kegiatan MBKM, data kuantitatif capaian CPMK dalam portofolio mata kuliah, serta kelengkapan dokumen penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilengkapi dengan surat tugas atau surat keterangan dari LPPM. Hal ini sejalan dengan dokumen tindak lanjut temuan AMI 2026 pada unit FTI – Program Studi Rekayasa Kehutanan.
Koordinator Program Studi Rekayasa Kehutanan menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI bukan hanya menjadi agenda evaluasi administratif, tetapi juga momentum refleksi kelembagaan untuk memperkuat budaya mutu di tingkat program studi. Audit mutu internal diharapkan mampu mendorong setiap unsur di program studi agar semakin tertib dalam pengelolaan dokumen, konsisten dalam pelaksanaan standar akademik, serta responsif terhadap kebutuhan perbaikan berkelanjutan.
Selain menjadi instrumen evaluasi, kegiatan AMI Siklus IX juga menjadi sarana penguatan koordinasi internal antara dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola program studi. Setiap catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh auditor akan ditindaklanjuti secara sistematis melalui penyusunan dokumen pendukung, perbaikan sistem pelaporan, serta peningkatan keterlacakan data akademik dan nonakademik.
Program Studi Rekayasa Kehutanan ITERA berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, memperkuat relevansi pembelajaran dengan capaian pembelajaran lulusan, serta memastikan seluruh proses akademik terdokumentasi secara baik. Melalui pelaksanaan AMI Siklus IX ini, Program Studi Rekayasa Kehutanan berharap dapat semakin siap dalam menghadapi evaluasi mutu, akreditasi, dan pengembangan kelembagaan pada masa mendatang.
Dengan terlaksananya visitasi AMI Siklus IX Tahun 2026, Program Studi Rekayasa Kehutanan ITERA menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan, transparan, dan berorientasi pada peningkatan layanan akademik bagi mahasiswa serta pemangku kepentingan.



