

Bandar Lampung, 02 September 2024 – Institut Teknologi Sumatera (Itera) dengan bangga mengumumkan diskusi (FGD) terkait pembaharuan kurikulum mata kuliah Program Studi Rekayasa Kehutanan yang diadakan di Gedung C Itera. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen-dosen prodi Rekayasa Kehutanan, para pejabat tinggi dalam bidang kehutanan, pihak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pihak Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), pihak Masyarakat Energi Biomassa Indonesia (MEBI), pihak Pusat Pengembangan Kompetensi Prodi (PPKP), Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia, lembaga non-pemerintah dan lembaga pemerintah kehutanan daerah Lampung, serta para alumni angkatan pertama program studi Rekayasa Kehutanan. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan saran dan masukan terhadap pembaharuan kurikulum, dengan fokus pada materi-materi yang relevan dengan teknologi dan kerekayasaan, seperti penggunaan perangkat lunak industri, otomasi, dan teknologi. Koordinator program studi Rekayasa Kehutanan, Bapak Rio Ardiansyah Murda, S.Hut., M.Si., menyatakan, “Kami sangat berharap bahwa kurikulum baru ini dapat mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan-tantangan di bidang kehutanan, terutama dalam hal teknologi dan kerekayasaan.” Dengan demikian, mahasiswa Program Studi Rekayasa Kehutanan dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan-tantangan di bidang kehutanan yang semakin kompleks. Pembaharuan kurikulum mata kuliah Program Studi Rekayasa Kehutanan Itera ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat. Kami berharap bahwa kurikulum baru ini dapat menjadi contoh yang baik bagi institusi pendidikan lainnya.
