Belajar Hutan dengan Cara Menyenangkan, Prodi Rekayasa Kehutanan ITERA Sambut 256 Siswa SMPN 15 Bandar Lampung

img 20261029 wa0039

Lampung Selatan, 13 Oktober 2026 – Program Studi Rekayasa Kehutanan, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), menyambut kunjungan edukatif dari SMP Negeri 15 Bandar Lampung. Kegiatan yang diikuti oleh 256 siswa kelas VII dan 20 guru pendamping ini berlangsung di Kampus ITERA pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia kehutanan dan pentingnya menjaga kelestarian hutan sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Rombongan disambut oleh Rio Ardiansyah Murda, S.Hut., M.Si selaku perwakilan Prodi Rekayasa Kehutanan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pementasan drama edukatif tentang pelestarian hutan, dilanjutkan dengan pengenalan keanekaragaman hayati, eksplorasi keilmuan Rekayasa Kehutanan, yang dipandu oleh Yossi Dharma, S.Si., M.Si serta materi tentang hutan dan upaya pencegahan kebakaran hutan yang di sampaikan oleh Khoryfatul Munawaroh, M.Si. Lalu di lakukan praktik langsung teknik pemadaman api yang didampingi oleh Tim Pusat Analisis Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) ITERA. Melalui berbagai aktivitas tersebut, para siswa diajak untuk memahami peran hutan dan upaya pencegahan kebakaran hutan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Prodi Rekayasa Kehutanan ITERA dalam mendukung edukasi lingkungan bagi generasi muda sejak bangku sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan ini dibantu oleh Himpunan Mahasiswa Rekayasa Kehutanan (FORESTA) ITERA.

Para siswa dan guru pendamping tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan diakhiri dengan pemberian cendera mata oleh Ketua Program Studi Rekayasa Kehutanan ITERA, Agung Yoga Pangestu, S.Hut., M.Sc, kepada pihak SMP Negeri 15 Bandar Lampung sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.

Prodi Rekayasa Kehutanan ITERA mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SMP Negeri 15 Bandar Lampung atas kunjungan dan antusiasmenya. Diharapkan kunjungan ini menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kepedulian terhadap hutan sejak bangku sekolah. Karena kepedulian terhadap hutan bisa dimulai sejak bangku sekolah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top